Thursday, 16 January 2014

Qt Berbagi Dengan Sabrina Azzahra

Sabrina Azzahra putri dari Bapak Sodimun dan Ibu Eflin Indriati Setiyo, bocah berumur 2,5 bulan ini terbaring tak berdaya. Sejak lahir hingga kini kepala bayi ini terus membesar akibat penyakit yang dideritanya, oleh dokter anak lucu ini difonis menderita Hydrochepalus. Suatu penyakit peningkatan produksi cairan di kepala secara terus menerus sehingga kepala semakin lama makin membesar.

Sabrina Azzahra dirawat di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto tepatnya di ruang rawat Cempaka sejak 31 Desember 2014. Pada tanggal 2 Januari 2014 telah dilakukan tindakan operasi Endoscopic Third Yontriculostomy (ETU) di ruang Bedah Sentral RSMS. Alhamdulillah setelah dilakukan operasi kondisinya kian membaik. Namun demikian Sabrina Azzahra masih harus menjalani terapi atau control lanjutan setelah operasi.

Sebenarnya Bapak Sodimun sekeluarga tergolong keluarga kurang mampu yang mendapat jaminan pelayanan kesehatan dari pemerintah melalui program JAMKESMAS, artinya seluruh biaya pelayanan kesehatan bapak Sodimun dan keluarganya ditanggung oleh pemerintah. Namun Sabrina Azzahra yang baru berumur 2,5 bulan belum terdaftar sebagai peserta JAMKESMAS sehingga tidak memiliki kartu kepesertaan JAMKESMAS.

Mulai tanggal 1 Januari 2014 pemerintah memberlakukan jaminan kesehatan nasional dimana pembiayaan pelayanan kesehatan untuk masyarakat kurang mampu yang semula ditanggung oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dialihkan ke Badan Penyelenggra Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sayangnya pada saati itu BPJS Kesehatan hanya menanggung pelayanan masyarakat yang sudah terdaftar atau memiliki kartu kepesertaan. Sehingga terpaksa semua biaya pelayanan dan operasi Sabrina Azzahra harus ditanggung oleh kedua orang tuanya. Total biaya yang harus di bayar oleh orangtua Sabrina sekitar Rp. 7.900.000,-

Bapak Sodimun yang hanya bekerja sebagai buruh dan istrinya sebagai ibu rumah tangga tentu merasa berat untuk membayar biaya dengan jumlah tersebut. Namun kesehatan anaknya tentu jauh lebih penting. Meski entah dengan apa nanti dia akan membayarnya mereka menyetujui tindakan operasi terhadap anaknya. Hingga pada tangagl 5 Januari 2014, dokter sudah mengizinkan mereka untuk pulang. Namun ketiadaan biaya membuatnya menahan diri untuk pulang.

Alhamdulillah berkat bantuan donator kitaberbagi, 3 hari setelah diizinkan pulang oleh dokter Sabrina Azzahra dapat pulang meninggalkan rumah sakit. Namun sayang sekali karena keterbatasan bantuan yang dapat kami berikan, bantuan tersebut hanya dapat mengurangi beban Bapak Sodimun. Pada saat kepulangannya Bapak Sodimun masih meninggalkan hutang biaya operasi anaknya. Ibu Eflin tidak dapat menahan harunya saat menerima bantuan. Tak lupa beliau menyampaikan sangat berterimakasih kepada para donatur yang telah dengan ikhlas hati menyisihkan sebagian hartanya untuk membantunya yang memang dari keluarga kurang mampu.

Semoga Sabrina lekas sembuh, dan semoga harta yang anda sumbangkan melalui kami dibalas oleh tuhan yang maha kaya. Mari terus bantu mereka dengan menyalurkan bantuan melalui kami. Terimakasih atas kepercayaan anda kepada kami.

0 comments:

Post a Comment